Universitas Budi Luhur Dirikan Rumah Cerdas

7:02 AM
Dunia Kampus - Mahasiswa Universitas Budi Luhur Jakarta melaksanakan kuliah kerja nyata dengan mendirikan rumah cerdas berbudi luhur di Desa Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.


"Rumah cerdas berbudi luhur (RCBL) merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti," kata Rektor Universitas Budi Luhur Prof.Ir. Suryo Hapsoro, Ph.D. saat penyerahan mahasiswa yang akan ber-KKN di Balai Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Senin.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan wujud kepedulian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dalam upaya mencerdaskan bangsa Indonesia, di samping merupakan realisasi dari MoU antara Pemerintah Kabupaten Sleman dan Universitas Budi Luhur.

Program RCBL telah dilaksanakan tiga kali di Desa Madurejo sebagai desa binaan. Adapun jumlah mahasiswa yang dikirim, kata dia, terus meningkat mengingat sambutan masyarakat desa yang sangat antusias terhadap program RCBL.

"Jumlah mahasiswa yang mengikuti pengabdian masyarakat di Madurejo sebanyak 12 orang dan akan berada di desa itu selama 20 hari," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan bahwa Universitas Budi Luhur berbasis pada kecerdasan dan berbudi luhur yang memberi manfaaat kepada masyarakat.

Dengan adanya RCBL tersebut, dia berharap anak-anak di Madurejo setiap hari datang ke RCBL untuk belajar dan bermain bersama dengan para mahasiswa.

"Kegiatan yang dilaksaanakan oleh RCBL memang disesuaikan untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai Kabupaten Layak Anak," katanya.

Suryo mengatakan bahwa pada kegiatan RCBL ketiga tersebut tim akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu delapan mahasiswa ditempatkan di RCBL Desa Madurejo dan empat mahasiswa di SMA/SMK Berbudi, Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang merupakan bagian dari keluarga Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.

Setelah satu tahun pelaksanaan MoU tersebut, kata dia, Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti akan memberikan beasiswa putra/putri daerah kepada siswa/siswi yang kurang mampu tetapi berprestasi dari Kabupaten Sleman sebanyak lima siswa.

"Beasiswa tersebut merupakan beasiswa S-1 secara keseluruhan, yakni para siswa/siswi yang terpilih akan kuliah di Universitas Budi Luhur Jakarta dengan fasilitas tempat tinggal dan uang saku," katanya.

Melihat sambutan masyarakat yang baik, kata dia, maka program yang merupakan kegiataan "Campus Social Responsibility" (CSR) dari Yayasaan Pendidikan Budi Luhur Cakti akan terus dikembangkan di daerah-daerah lain.

RCBL diharapkan masyarakat, terutama anak-anak akan cinta membaca. Kalau tidak cinta membaca, dikhawatirkan akan lumpuh menulis (tidak suka menulis), sedangkan Perguruan Budi Luhur sendiri berbasis kuat padaa informasi dan IT, dengan kemampuan ber-IT mampu mendulang kegiatan belajar, paparnya.

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu berharap, dengan RCBL tersebut, mendorong anak untuk menyukai membaca dan menulis.

Menanggapi tawaran beasiswa dari Paerguruan Budi Luhur tersebut, Wabup berharap agar dua dari lima siswa yaang terpilih untuk mendapat beasiswa berasal dari Madurejo Prambanan.

Dengan adanya RCBL tersebut, kata Yuni, perpustakaan daerah bisa menfasilitasi dan koordinasi dengan RCBL agar berjalan dengan baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Yang lebih penting setelah berakhirnya program RCBL dari perguruan tinggi Budi Luhur tersebut dapat ditindaklanjuti oleh karang taruna dalam melanjutkan kegiatan dan pengelolaan RCBL tersaebut," katanya. (Seputar Kampus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »